Di tahun 2014, tepatnya akhir semester 4 adalah waktu saat aku bergabung menjadi bagian dari Biokimia. Aku teringat ketika awal menjadi asisten, dimana perbekalan ilmu dan kepercayaan diri masih sangat kurang. Pada hari pertama masuk, aku diberikan tantangan untuk mencoba membimbing praktikum. Rasanya seperti diminta menyeberang sungai yang sangat dalam sementara renang pun belum paham.
Di sisi ini, dosen dan asisten senior bak penolong dari semua kesulitan itu, karena mereka selalu ada untuk membimbingku sehingga tanggungjawab ini semakin lama menjadi semakin terasa ringan. Lebih dari itu, aku sangat terkesan terhadap apa yang selalu ditekankan disetiap proses pembelajaran, yaitu pemahaman prinsip. Para dosen sering menyampaikan “pahami biokimia bukan dari rumah lebah atau nama senyawa yang sering muncul di buku, akan tetapi pahami prinsip yang ada di balik itu, sehingga tidak akan sulit bagimu untuk memahami perkembangan ilmu.”